Nabi Muhammad bin Abdullah bin Abdul Muthalib bin Hasyim bin Abdi manaf bin Qusay bin kilab Murrah bin kaab bin Luay bin Galib bin Fihir bin Malik bin Nador bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin ilyas bin Mudor bin Nizar bin Maad bin Adnan bin A'd bin Udad bin Hamaisya' bin Salaman bin Banat bin Haml bin Qidro bin Ismail bin Ibrohim bin Taroh bin Nakhur bin Saruhg bin Arhu bin Faligh bin Abir bin Saligh bin Arfahsyad bin Syam bin Nuh bin Lamak bin Matusalih bin Ahknuh bin Idris bin Ilyarid bin Mihlayil bin Kinan bin Anusy bin Syist bin Adam ( Alaihimussalam )
wawasanku
Minggu, 28 Juli 2013
sketsa lucu
(pom bensin )
- pak, maaf pom bensin dimana ya?
- sebelah indomart !
- indomartnya dimana?
- sebelah pom bensin !
- pak, ribut yuk!
puisi - puisi
- My musing -
Berjalan tanpa arah
menitik perih tak berarti
suara Mu tak berguna
keluh kesah hanya itu untuk Mu
mungkin deburan tidak bersalah
hanya karang hati yang tak melemah
sepintas ku optimis yakin
satu hari ku pesimis penuh
bila mungkin hanya taufik
ku harap cepat datang
ah.. malang benar hati ini
tak mampu menata dengan rapih
siapa mungkin kan menolong
sebelum segalanya 'kan terlambat
I WISH
sudahlah Dia tidak bisa
sudahlah Kau tak 'kan mengerti
sudahlah kau hanya akan 'buat Dia murka
sudahlah itu tak berarti
debaran itu hanya nafsu
gelombang indah itu hanya fatamorgana
semu, hitam, kabut pagi-pagi
Dia cuma ingin Kau berdiri
lurus, sujud, menghampirinya
sudahlah ...
itu yang pasti
- SABAR -
lelah, itu yang selalu terucap
kenapa harus
ah rasanya menyakitkan
malu terkadang juga ada
marah menguasai raga penuh
benci juga menyelimuti
pada siapa?
pada tuhan ?
bukan , hanya pada keadaan
benar?
berdarah , mengapa begitu tega
mungkin tak tahu
yang tahu hanya solihin ,
arifin , mereka mampu
tak harapan tak boleh padam
sabar raga perjuangan
Berjalan tanpa arah
menitik perih tak berarti
suara Mu tak berguna
keluh kesah hanya itu untuk Mu
mungkin deburan tidak bersalah
hanya karang hati yang tak melemah
sepintas ku optimis yakin
satu hari ku pesimis penuh
bila mungkin hanya taufik
ku harap cepat datang
ah.. malang benar hati ini
tak mampu menata dengan rapih
siapa mungkin kan menolong
sebelum segalanya 'kan terlambat
I WISH
sudahlah Dia tidak bisa
sudahlah Kau tak 'kan mengerti
sudahlah kau hanya akan 'buat Dia murka
sudahlah itu tak berarti
debaran itu hanya nafsu
gelombang indah itu hanya fatamorgana
semu, hitam, kabut pagi-pagi
Dia cuma ingin Kau berdiri
lurus, sujud, menghampirinya
sudahlah ...
itu yang pasti
- SABAR -
lelah, itu yang selalu terucap
kenapa harus
ah rasanya menyakitkan
malu terkadang juga ada
marah menguasai raga penuh
benci juga menyelimuti
pada siapa?
pada tuhan ?
bukan , hanya pada keadaan
benar?
berdarah , mengapa begitu tega
mungkin tak tahu
yang tahu hanya solihin ,
arifin , mereka mampu
tak harapan tak boleh padam
sabar raga perjuangan
Langganan:
Postingan (Atom)